Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Selasa, 20 Desember 2011

Organisasi Formal & Organisasi Informal


NIM   :10390100001
Nama  : Abd. rosyid 
Organisasi Formal
·        Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional.
Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya
·        Memiliki suatu struktur yang terumuskan baik, yang menerangkan hubungan:
1.     hubungan otoritasnya,
2.     kekuasaan,
3.     akuntabilitas dan tanggung jawabnya,
4.     bagaimana bentuk saluran-saluran
5.     melalui apa komunikasi berlangsung.
6.     Menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya.
Struktur Organisasi Formal
•      Organisasi Garis
–     Ciri-ciri:
1. Adanya kesatuan Perintah
2. Pembagian Kerja jelas dan mudah dilaksanakan
3. Organisasi tergantung pada satu pemimpin
–     Kelebihan
1.      Pengambilan keputusan cepat
2.     Pengendalian lebih mudah
3.     Solidaritas antar karyawan tinggi
-         Kelemahan
1.     Pemimpin cenderung otokratis
2.     Ketergantungan kepada atasan sangat tinggi
3.     Membatasi kesempatan karyawan untuk berkembang

Organisasi Informal
•      Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari.
•      sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut. Sifat eksak hubungan antar anggota dan bahkan tujuan organisasi yang bersangkutan tidak terspesifikasi.
•      Contoh: makan malam bersama
•      Organisasi informal dapat dialihkan menjadi organisasi formal apabila hubungan di dalamnya dan kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan.

Jenis Kelompok Informal
a)     Horizontal Cliques
Yaitu kelompok informal yang keanggotaannya terdiri dari orang-orang yang berada pada tingkatan manajemen yang sama dan bekerja dalam bidang yang sama.
b)    Vertical Cliques
Yaitu kelompok informal yang keanggotaannya terdiri dari orang-orang yang berada pada tingkatan manajemen yang berbeda-beda, akan tetapi dalam suatu bidang yang sama
c)     Random Cliques
             Yaitu kelompok informal yang keanggotaannya terdiri dari orang-orang yang berasal dari berbagai tingkatan manajemen dan yang berasal dari berbagai bidang.

file bisa download disini 
semoga bermanfaat

Kompensasi


nim    : 10390100001
nama  : abd. rosyid

Kompensasi
·         Kompensasi : seluruh imbalan/balas jasa (reward) yang diterima karyawan atas dasar hasil kerja karyawan tersebut terhadap organisasi
·         Tujuan:
1.       Memotivasi pekerja untuk bekerja lebih giat dan memaksimalkan seluruh kemampuan untuk mencapai sasaran organisasi
2.       Mempertahankan karyawan eksisting
3.       Memenuhi regulasi dari pemerintah (UMP, Ketentuan Lembur, THR, Jamsostek, dll)
4.        Memenuhi asas keadilan
·         Jenis Kompensasi
1.       Langsung : Pembayaran dari perusahaan berupa upah,gaji,komisi,bonus
b.   Organisasi/Perusahaan (kebijakan,politik organisasi,kemampuan membayar)
c. Labor Market (survey penggajian,biaya hidup,perekonomian,informasi terkini-dari perekrut/manager lini)
d.   The Job  : Analisa pekerjaan, deskripsi pekerjaan,Evaluasi pekerjaan,job pricing
e. Karyawan itu sendiri: Performance based, berdasarkan keahlian, kemampuan, senioritas,pengalaman, keanggotaan dlm organisasi,Potensi,keberuntungan

2.     Tak Langsung    : Penghargaan dlm bentuk materi yang tidak diterima scr langsung
3.     Non financial      : Kepuasan yang diperoleh dari pekerjaan itu sendiri dan dari lingkungan fisik/psikologis tempat sesorang bekerja
Kompensasi
·         Faktor yang mempengaruhi
1.       Internal
Faktor ini berasal dari dalam diri calon tenaga kerja, berupa kelemahan-kelemahan yang seringkali tidak disadari oleh calon tenaga kerja tersebut. Adapun bentuknya adalah sebagai berikut :
a.       Sikap dan Mentalitas (Attitude)
Dalam menghadapi kesulitan mencari pekerjaan seringkali orang mudah berputus asa dan berkeluh kesah. Sikap putus asa dan keluh kesah ini sering muncul lewat ucapan, misalnya : saya malas menyiapkan persyaratan lamaran, saya sudah lelah melamar pekerjaan,saya sudah frustrasi, saya tidak mau lagi melamar pekerjaan, saya ingin mendapatkan pekerjaan yang gajinya besar dan pekerjannya mudah, dll. Lalu bagaimana sikap anda sebaiknya, jika muncul masalah yang demikian ? Anda harus tetap bersikap positif, optimis dalam mnghadapi masalah lika-liku mncapai masa depan yang diimpikan. Yakinkan pada diri anda, bahwa sesudah menghadapi kesulitan itu ada kemudahan. Tidak selamanya jalan itu mendaki, tetapi sesudahnya ada jalan yang menurun. Jadi anda harus yakin (bersikap optimis) akan mendapatkan pekerjaan asalkan tetap berusaha dan sabar. Sebaliknya jika keadan yang sulit dihadapi dengan pesimis hanya akan memperburuk keadaan.
b.      Keahlian Kerja (Skill)
Selain soal sikap dan mentalitas, masalah yang muncul adalah keahlian kerja. Keahlian kerja merupakan pengetahuan khusus yang berguna untuk menyelesaikan berbagai persoalan ditempat kerja. Kalau anda mengandalkan kemampuan teori yang diperoleh dari bangku sekolah, itu jauh dari memadai. Dalam dunia kerja dituntut penguasaan teori dan praktek. Berangkat dari pengalaman lapangan menunjukkan bahwa rendahnya penguasaan keahlian kerja yang dimiliki oleh angkatan kerja baru, ini tidak hanya mempersulit para pencari kerja, tetapi juga ikut mempersulit pihak perusahaan/pengguna tenaga kerja. Tantangan tersebut merupakan tantangan bagi anda untuk mengatasinya dengan mencari jalan yang kreatif.

2.       Eksternal
a.       Kondisi ekonomi makro dan mikro
b.      Kesenjangan antara kesediaan lapangan kerjadengan jumlah tenaga kerja, jauh lebih banyak dibandingkan dengan lapanan kerja.
c.       Perusahaan pencari tenaga kerja menetapkan persyaratan yang relatif tinggi untuk karyawannya.
d.      Ketidak cocokan spesifikasi keahlian, antara permintaan dunia kerja dngan lulusan lembaga pendidikan.
e.      Adanya budaya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang belum sepenuhnya bersih dalam birokrasi swasta maupun pemerintah dalam hal perekrutan tnaga kerja baru.
f.        Kompetisi yang tdak sehat antar pelamar pekerjaan.
g.      Kurangnya kepedulian pihak pemilik perusahaan/industri untuk membantu para pencari kerja.


·         Sistem :
a.       Berdasarkan produksi
b.      Berdasarkan waktu
Nb : sumber
http://bksmkn5yogyakarta.wordpress.com/2010/08/09/faktor-yang-mempengaruhi-proses-menuju-dunia-kerja/

file Doc bisa download  di sini 
semog bermanfaat

Jumat, 04 November 2011

STRUKTUR ORGANISASI

NIM     : 10390100001
NAMA : Abd. Rosyid

•       Merupakan suatu pembagian,  pengelompokan dan pengordinasian tugas-tugas atau pekerjaan di antara para anggota organisasi, agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien
•          Kerangka kerja organisasi dinamakan sebagai Desain Organisasi.
•          Bentuk Spesifik dari kerangka kerja organisasi dinamakan dengan Struktur Organisasi.
•          Stuktur Organisasi pada dasarnya merupakan desain organisasi dimana manajer melakukan alokasi sumber daya organisasi, terutama yang terkait dengan pembagian kerja dan sumber daya yang dimiliki organisasi, serta bagaimana keseluruhan kerja tersebut dapat dikordinasikan dan dikomunikasikan.
Tujuan Struktur Organisasi
•         Membagi pekerjaan yg harus dilakukan ke sejumlah departemen
•         Membagi-bagi tugas dan tanggung jawab yg berkaitan dengan masing-masing pekerjaan
•         Mengkoordinasikan berbagai tugas organisasi
•         Membangun hubungan antar individu, kelompok dan departemen
•         Menetapkan garis wewenang
•         Mengalokasikan dan menggunakan secara efektif sumber daya organisasi
Faktor – factor yang mempengarui struktur organisasi
•         Strategi Organisasi
Strategi akan menjelaskan bagaimana aliran wewenang dan saluran komunikasi disusun diantara para manajer dan bawahan.
•         Skala Organisasi
Besarnya organisasi berpengaruh terhadap pembuatan struktur organisasi
•         Teknologi
Perbedaan teknologi yg digunakan untuk memproduksi barang-barang atau jasa akan membedakan bentuk struktur organisasi.
•         Lingkungan
Unsur-unsur dalan Struktur Organisasi
•         Pembagian kerja (division of work) / Spesialisasi Kerja
•         Pengelompokan Pekerjaan (Departmentalization)
•         Penentuan relasi antar bagian dalam organisasi (hierarchy)à rantai komando, rentang kendali
•         Formalisasi
Bentuk-bentuk organisasi dapat dibedakan atas :
1.      Organisasi Garis
Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol. Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasi masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi.
2.      Organisasi Garis dan Staf
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu, yang tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pemimpin didalam organisasi.
3.      Organisasi Fungsional  
Organisasi yang disusun atas dasar fungsi yang harus dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.
4.      Organisasi Panitia
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja, setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.

file bisa download di Sini 
Semoga bermanfaat